Hipertensi pada Anak, Kenali Gejala hingga Pengobatannya

Hipertensi pada Anak, Kenali Gejala hingga Pengobatannya

Tekanan darah tinggi tidak hanya dialami orang dewasa. Anak juga bisa mengalami hipertensi, dan kasusnya kini semakin meningkat. Sayangnya, kondisi ini sering tidak disadari oleh orangtua.

Kapan anak disebut hipertensi?

Tekanan darah anak berbeda dengan orang dewasa karena dipengaruhi usia, jenis kelamin, dan tinggi badan.
Menurut Mayo Clinic, anak dikatakan hipertensi bila tekanan darahnya berada di atas persentil ke-95 untuk kelompok usia, jenis kelamin, dan tinggi badan yang sama.
IDAI menyebutkan prevalensi hipertensi anak sekitar 1–2%.

Gejala hipertensi pada anak

Sebagian besar anak tidak bergejala. Jika muncul, biasanya menandakan kondisi serius. Gejala yang perlu diwaspadai:

  • Sakit kepala, penglihatan kabur
  • Mual, muntah, nyeri dada
  • Mimisan, kelelahan, berat badan naik tanpa sebab
  • Sesak napas, jantung berdebar, kejang

Pada bayi: sesak napas, berkeringat, gelisah, muntah, dan kejang.

Penyebab hipertensi pada anak

Sebagian besar merupakan hipertensi sekunder, akibat kondisi medis seperti:

  • Penyakit ginjal atau jantung
  • Gangguan hormon, sleep apnea
  • Efek samping obat

Hipertensi primer juga bisa terjadi, terutama pada anak usia ≥6 tahun, dipicu oleh:

  • Riwayat keluarga
  • Overweight atau obesitas
  • Gaya hidup tidak sehat (kurang aktivitas, makanan tinggi garam, kurang tidur, stres, paparan rokok)

Dampak hipertensi pada anak

Jika tidak terkontrol, hipertensi pada anak meningkatkan risiko:

  • Hipertensi saat dewasa
  • Penyakit jantung, stroke, gagal ginjal
  • Gangguan penglihatan hingga kebutaan

Pengobatan hipertensi pada anak

Penanganan umumnya dimulai dengan perubahan gaya hidup, meliputi:

  • Pola makan sehat, rendah garam dan gula
  • Perbanyak buah, sayur, dan protein tanpa lemak
  • Aktivitas fisik rutin
  • Menurunkan berat badan bila obesitas

Jika belum terkontrol, dokter dapat meresepkan obat antihipertensi sesuai kondisi anak.

Cara mencegah hipertensi pada anak

  • Batasi konsumsi garam (≤1.500 mg/hari untuk anak >3 tahun)
  • Jaga berat badan ideal
  • Batasi screen time
  • Dorong anak aktif bergerak dan berolahraga
  • Pastikan tidur cukup dan kelola stres
Scroll to Top